Diary Entry forHarlot's Prayer
Film ini ternyata memang sekontroversial yang dibicarakan, tak heran sempat diboikot. Secara kualitas, tidak bisa dianggap remeh. Penyajiannya sangat frontal dan berani—Hanung benar-benar mengambil risiko besar. Eksekusinya juga sangat rapi dengan penggunaan gaya non-linear yang tetap mudah diikuti. Dari segi pendekatan, bagian awal hingga pertengahan terasa sangat realistis, tetapi menuju akhir film terasa seperti film balas dendam pada umumnya, dengan beberapa kejadian yang terasa kebetulan yang mengurangi sedikit kesan realistis yang sudah terbangun sejak awal. Meski demikian, film ini tetap berhasil menyampaikan pesan yang kuat. Perpaduan antara narasi yang provokatif dan eksekusi yang berani membuatnya tetap meninggalkan kesan mendalam, meskipun ada beberapa momen yang mungkin terasa kurang konsisten.
Other Diary Entries forHarlot's Prayer
Harlot's Prayer
A moment of silence for this film.
Harlot's Prayer
Lonte syariah, slay ukhtea. Suka banget liat ada film yang seberani ini, takjub banget nontonnya. Dan gue juga benci banget liat orang sok alim dan munafik mengatas namakan agama, rot in hell.
Harlot's Prayer
Dikecewakan agama dan Tuhan is another level of pain. I feel u, Kiran. Orang-orang sok alim yang berlindung di balik topeng agama dan menjadikan agama sebagai tameng dalam upayanya untuk bertindak zalim emang sudah sepatutnya hilang dan musnah dari muka bumi ini. Mis-interpretasi tentang cara beragama kayaknya jadi salah satu hal yang membuat banyak banget praktik-praktik agama yang menyimpang yang justru dilakukan oleh para pemuka agama deh, khususnya Islam, bcs seperti yang sempet di-mention di film kalau kita punya hadist yang maknanya bisa beda-beda tergantung siapa rawi yang meriwayatkan hadist tersebut. Tapi, i think pemaknaan hadist yang beda-beda ini bisa kita sikapi dengan lebih bijak sih seharusnya. After saw Tuhan, Izinkan Aku Berdosa, i thought so many things about how religion and dumb ass society can create such a toxic and scary enviroment, serem banget anjir fak. Apalagi para pemimpin kolot yang selalu bawa-bawa agama dalam setiap kampanyenya, politics and religion is a very dangerous combo sumpah! Masyarakat juga harusnya bisa lebih mengedukasi diri sendiri about how to beragama yang bener dan jangan fanatik terhadap salah satu tokoh agama yang pencitraannya di publik seakan paling bener, padahal who knows kan.
Sign in to track, rate and review films
Sign in to track, rate and review films
