Diary Entry forAncika
She can’t act for shit, and the whole thing sucks. Dilan bocil is better
Other Diary Entries forAncika
Ancika
Penutup tetralogi 'Dilan' yg manis, tapi kurang romantis dan memberi kesan imo. Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 ini baru bener-bener berasa vibes 'Bandung'-nya dibanding tiga film pendahulunya. Tapi, ceritanya kok berasa gitu aja, ya, gak memorable. Sebagai penutup, film ini harusnya bisa memberi kesan ke penonton. Gak tau, sih, tapi yg gw rasain gitu, padahal 30 menit pertama menurut gw udah oke, lho. Hubungan Dilan-Ancika juga sepertinya bisa lebih dieksplor lagi deh, gw ngerasa kurang aja intensitas hubungan diantara mereka berdua. Dengan ending yg seperti itu harusnya kedekatan hubungan yg tercipta diantara keduanya bisa lebih dieksplor lagi. Btw, itu siapa yg jadi Anwar dah?!?! Salah satu yg paling mencuri perhatian sepanjang film, aktingnya bagus luwes gitu jir, he's gonna be bigger after this!
Sign in to track, rate and review films
Sign in to track, rate and review films
